Minggu TUTUP

Senin - Sabtu 08.00 - 20.00 WIB

Hubungi kami

 

Olimpiade Siswa Berprestasi Champion’s League 2018

Olimpiade Siswa Berprestasi Champion’s League 2018  (CL 2018) merupakan ajang bergengsi di Jawa Timur yang diadakan satu tahun sekali. Kompetisi yang merebutkan piala dan sertifikat Rektor Universitas Negeri Malang (UM) tersebut diikuti oleh lebih dari 1000 SMP/MTs dari seluruh kota di Jawa Timur diantaranya yaitu Madiun, Probolinggo, Pasuruan, Kediri dan Malang Raya. Bertempat di Aula Ilmu Pendidikan UM, minggu 16/09 perwakilan siswa yang telah memenangkan kompetisi Regional sebanyak 162 siswa berjuang dan saling berebut juara dengan menyisihkan puluhan sekolah/madrasah se-Jatim.

Serangkaian seleksi Kompetisi dilaksanakan cukup panjang dan melewati beberapa tahapan, seleksi pertama dilaksanakan di Sekolah-sekolah yang diikuti oleh lebih dari 4000 siswa dan seleksi kedua dilaksanakan di Graha bimbingan belajar Airlangga. Hasil dari seleksi di bimbel Airlangga menghasilkan 162 perwakilan dari regional cabang dan berhak mengikuti ke tingkat jatim yang dilaksanakan di Universitas Negeri Malang.

Berikut Daftar Pemenang Olimpiade Siswa Berprestasi Champion’s League 2018

Juara Kelas 7

  1. KEVIN RADITYA M dari  SMPN 1 Kota Madiun Regional Cabang Madiun
  2. FARID RAMADHANI dari MTsN 03 Kab. Malang Regional Cabang Lawang
  3. DARA PUTRI NURDIANA dari SMPN 1 Probolinggo Regional Cabang Probolinggo

Juara Kelas 8

  1. SITI AISATUL M dari MTsN 01 Kab. Malang Regional Cabang Gondanglegi
  2. SALSABILA S N dari MTsN Kota Madiun Regional Cabang Madiun
  3. RAYHAN ANDRASAKTI R dari SMPN 03 Malang Regional Cabang Malang

Juara Kelas 9

  1. MOCH AVIN dari SMPN 1 SUKOREJO Regional Cabang Purwosari
  2. AZKA FARIS FADHILAH dari MTsN 03 Kab. Malang Regional Cabang Lawang
  3. VERNINDA INRI M R dari SMPN 1 Tumpang Regional Cabang Tumpang

CL 2018 adalah buah kerjasama antara BMB Air-LANGGA dengan Universitas Negeri Malang diwakili oleh BEM FIP (Fakultas Ilmu Pendidikan) telah terjalin lebih dari 3 tahun, dan akan terus dipererat untuk menggapai cita-cita mencerdaskan bangsa.

Banyak siswa mengaku tidak menyangka dengan hasil yang telah didapatkan, karena mereka masih pertama kali ikut olimpiade dan dirasa masih kurang pengalaman dalam mengikuti kejuaraan apalagi tingkat jatim. Azka, sebagai juara 2 kelas 9 juga mengaku bahwa hasil prestasi yang diraihnya tersebut mengejutkan dirinya, terlebih pada babak penyisihan pada tingkat Lawang dan Singosari dia hanya pada peringkat 3, namun hasil pada babak penyisihan tersebut tidak menyurutkan kemauan dia untuk juara, melalui bimbingan bapak ibu guru dan tentor Air-LANGGA dia mengaku telah meningkatkan skil memahami materi dan terutama motivasi untuk memiliki mental juara, ungkap Azka.

Hasil yang telah di raih tersebut semoga membawa tren positif dan berdampak pada perolehan Ujian Nasional (UN), karena materi yang di lombakan pada kompetisi tersebut merupakan materi yang terdapat pada UN.

Leave a Reply